Al Quran selain dibaca dan direnungkan juga perlu untuk dihafal. Dipindahkan dari tulisan ke dalam dada, karena hal ini merupakan ciri khas orang-orang berilmu, juga sebagai tolak ukur keimanan dalam hati seorang. Berikut kiat-kiat dalam menghafalkan Al Quran:
1.Meluruskan Niat dan Tujuan yang Kuat
Sebelum memulai menghafal, pastikan niat kalian untuk menghafal Al Quran adalah karena Allah. Niat yang kuat akan memotivasi kalian untuk terus berusaha meskipun menghadapi tantangan. Rasullullah bersabda:
عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللّهِ ﷺ: “إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ.”
“Dari Umar radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Sesungguhnya amal-amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa berhijrah karena dunia yang hendak dicapainya atau karena seorang wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang ia hijrahkan.'” (HR. Bukhori dan Muslim)
2. Pilih Tempat yang Tenang
Pilih tempat yang nyaman dan bebas dari gangguan untuk menghafal. Lingkungan yang tenang membantu meningkatkan konsentrasi dan mengurangi distraksi. Carilah tempat yang nyaman seperti di rumah atau di masjid.
3. Buat Jadwal Rutin
Konsistensi adalah kunci dalam menghafal. Buatlah jadwal harian yang tetap dan alokasikan waktu khusus untuk menghafal. Pilih waktu di mana kalian merasa paling segar dan tidak terganggu, seperti setelah shalat subuh atau sebelum tidur malam.
4. Gunakan Metode Murojaah (Pengulangan)
Pengulangan adalah teknik yang sangat penting dalam menghafal. Bacalah ayat-ayat yang telah kalian hafal secara rutin untuk memperkuat ingatan. Kalian bisa mengulang ulang dalam sehari untuk menjaga hafalan tetap segar. Dan ulangilah 10 kali setoran yang baru kalian setorkan tanpa melihat Al quran sebelum kalian menambah hafalan yang baru.
5. Bagi ke dalam Bagian Kecil
Membagi surah atau ayat menjadi bagian-bagian kecil yang mudah dicerna memudahkan proses hafalan. Misalnya, jika Anda menghafal satu halaman, bagi halaman tersebut menjadi beberapa bagian dan hafal satu per satu.
6. Gabungkan dengan Memahami Makna
Memahami makna ayat-ayat yang dihafal dapat mempermudah hafalan dan membuat hafalan lebih berarti. Bacalah terjemahan dan tafsir untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
7. Gunakan Alat Bantu
Gunakan aplikasi atau perangkat lunak yang dirancang untuk membantu hafalan Al-Qur’an, seperti mendengarkan murottal dari youtube
8. Berdoa dan Minta Pertolongan Allah
Selalu berdoa kepada Allah untuk memudahkan proses hafalan dan memohon agar diberi kemudahan dan kekuatan dalam menjalani proses ini. Contoh doa meminta kemudahan:
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً ، وَ أَنْتَ تَجْعَلُ الْحُزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Allahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan wa ‘anta taj ‘alil huzna ‘idza syi’ta sahlan
Artinya: “Ya Allah, tiada satu kemudahan, melainkan jika Engkau jadikan mudah, dan dengan kehendak-Mu sesuatu yang sulit itu menjadi mudah.”
9. Jangan Terlalu Membebani Diri
Mulailah dengan target yang realistis dan bertahap. Jangan terlalu memaksakan diri untuk menghafal terlalu banyak dalam waktu singkat, karena ini bisa membuat Anda cepat merasa lelah.
Semoga bermanfaat.






0 Comments